Prediksi Ligue1 : St. Etienne vs OGC Nice

Kepahlawanan Balotelli bagi Nice musim lalu

Menjalani laga pembuka Liga Perancis musim 2017/2018, tim yang berhasil menjadi kuda hitam musim lalu, OGC Nice akan menjalani laga tandang. Tim yang berhasil merangsek ke posisi tiga besar klasemen Ligue 1 musim lalu tersebut akan berkunjung ke markas tim mediocre, AS Saint-Etienne. Pertandingn antara kedua klub tersebut akan digelar pada pekan depan, atau lebih tepatnya Minggu, 6 Agustus 2017 mendatang.

Suasana latihan St. Etienne
Suasana latihan St. Etienne

Ligue 1 Perancis musim 2017/2018 akan dibuka dengan sejumlah pertandingan menarik. Pada laga pembuka kompetisi saja, para penikmat sepakbola telah disuguhkan dengan pertandingan dua raksasa Perancis, Paris Saint-Germain dan AS Monaco. Hanya saja, dua tim teratas tersebut tidak saling berhadapan, melainkan menjamu lawan mereka masing-masing di kandang mereka.

Meski tidak bermain pada laga pembuka kompetisi musim ini, Nice dan Etienne patut bangga. Sebab jika dilihat dari peta kekuatannya, hanya laga pertandingan mereka yang terlihat memiliki kekuatan yang seimbang. Meski sama-sama tak dianggap sebagai raksasa Perancis, OGC Nice berhasil mencuri perhatian musim lalu. Mereka berhasil mendobrak dominasi PSG, Monaco, Lyon dan Marseille sebagai penguasa kompetisi domestik.

Preview Laga AC Saint-Etienne vs OGC Nice

 

Pencapaian fantastis OGC Nice di kompetisi musim lalu sangat layak untuk diapresiasi. Sebagai klub yang tidak terlalu diperhitungkan, mereka hampir saja menjadi Leicester City versi Ligue 1. Dalam beberapa pekan pertama mereka di Liga Perancis musim lalu, Mario Balotelli dan kawan-kawan bahkan sempat duduk manis di puncak klasemen. Jika saja mereka tampil lebih konsisten, sangat mungkin mereka mengangkat trofi musim lalu.

Kepahlawanan Balotelli bagi Nice musim lalu
Kepahlawanan Balotelli bagi Nice musim lalu

Dalam pekan pertama Ligue 1 musim 2017/2018 ini, Nice akan melakoni laga tandang. Adalah AS Saint-Etienne yang akan menjadi rintangan skuad asuhan Lucian Favre di pembuka musim ini. Sebagai klub semenjana yang hanya berhasil menghuni tengah klasemen Ligue 1, ini merupakan kesempatan Saint-Etienne. Menjadi tuan rumah menjadi keuntungan tersendiri bagi klub yang bermarkas di Stade Geoffroy-Guichard ini.

Mengalahkan OGC Nice di laga perdana kompetisi musim ini, akan menjadi modal bagi skuad asuhan Oscar Garcia tersebut. Kemenangan perdana di kandang selalu bisa menjadi penentu nasib sebagia besar klub yang berkompetisi di liga eropa. Akan tetapi Nice juga bukan merupakan tim yang bisa dikalahkan dengan begitu mudahnya. Pencapaian mereka di musim lalu menjadi bukti bahwa mereka akan menjadi lawan yang sulit bagi tuan rumah.

Berita Tim Saint-Etienne vs OGC Nice

Balotelli kembali menjadi andalan Nice di lini depan
Balotelli kembali menjadi andalan Nice di lini depan
  • Laga AC Saint-Etienne melawan OGC Nice digelar bersamaan dengan pertandingan Lyon vs Strasbourg, Metz vs Guingamp, Mountpellier vs Caen dan Troyes vs Rennais.
  • Kedua tim akan bertanding pada Minggu, 6 Agustus 2017 di Stade Geoffroy-Guichard, Saint-Etienne, Perancis pada pukul 01.00 WIB. Pertandingan kedua tim tersebut digelar usai pertandingan PSG vs Amiens.
  • OGC Nice berlaku sebagai tamu, akan bermain dengan beban lebih sedikit dibandingkan dengan tuan rumah St. Etienne. Akan tetapi dukungan suporter terkadang bisa menjadi faktor x keberhasilan tuan rumah.
  • Melihat prestasi Nice yang berhasil finish di urutan tiga musim lalu, banyak prediksi yang menyebutkan bahwa Nice akan bisa mengatasi tuan rumah.
  • Mario Balotelli akan kembali menjadi andalan Nice di sektor penyerangan. Sang pemain musim lalu berhasil menja di sosok vital di kubub OGC Nice.
  • Pada kompetisi musim lalu, Balotelli berhasil membukukan 15 gol dari total 1745 menit penampilannya bersama kub berjuluk Les Aiglons (The Eaglets) tersebut.
  • Untuk urusan starting XI, OGC Nice dipastikan tidak akan diperkuat Wylian Cypiren yang tengah berkutat dengan cedera ligamen lutut. Sementara Etienne akan tampil komplit tanpa kekurangan pemain utamanya satu pun.

Prediksi Pertandingan PSG vs Juventus ICC 2017

Alves akan membuktikan diri keputusan Juventus untuk melepasnya salah

Hard Rock Stadium, Miami akan menjadi saksi pertemuan antara raksasa Perancis, Paris Saint-Germain dengan jawara Serie A, Juventus. Kedua tim akan bertemu dalam ajang International Champions Cup (ICC) 2017 yang diselenggarakan di Negeri Paman Sam, Amerika Serikat. Akan ada drama dalam pertandingan tersebut, mengingat PSG baru saja memboyong Daniel Alves yang sempat membela Juve musim lalu.

Draxler tidak akan memperkuat skuad PSG
Draxler tidak akan memperkuat skuad PSG

Laga tur pramusim memang kerap kali dijadikan ajang untuk menguji kualitas kedalaman skuad jelang kompetisi liga domestik dimulai. Kali ini adalah bentrokan antara Les Parisien yang menguji kekuatan Il Bianconeri. Ini merupakan perdana PSG berhadapan dengan Juve musim ini, mengingat langkah Edinson Cavani dan kawan-kawan harus gugur di fase Semifinal.

Diprediksikan ada sedikit drama dalam pertandingan Paris Saint-Germain menghadapi Juventus ini. Bek sayap Juventus musi lalu, Daniel Alves memutuskan untuk hengkang dari Turin dan memilih hijrah ke Paris. Menurut kabar yang beredar, ini disebabkan oleh tawaran perpanjangan kontrak yang tidak mencapai kata sepakat. Alves disebut tidak senang dengan durasi perpanjangan kontrak yang hanya satu tahun.

PSG vs Juventus, Ajang Pembuktian Alves

Rumor tentang ketertarikan Paris Saint-Germain terhadap sosok pemain ajaib, Neymar memang sudah nyaring terdengar dimana-mana. Bahkan klub asal ibukota Perancis tersebut siap menebus klausa pelepasan Neymar mengingat Barcelona kekeuh tidak akan melepas sang pemain. Akan tetapi jika melihat performa Les Parisien tampaknya mereka akan sulit untuk meyakinkan Neymar.

Alves akan membuktikan diri keputusan Juventus untuk melepasnya salah
Alves akan membuktikan diri keputusan Juventus untuk melepasnya salah

Paris Saint-Germain hingga saat ini belum berhasil mencatat satu kemenangan pun dalam laga tur pramusim mereka. Mungkin ada satu ketika mereka berhasil menundukan AS Roma, akan tetapi itu lewat adu penalti. Dalam 90 menit waktu normal, kedua tim hanya berhasil bermain imbang 1-1. Sementara ketika melawan Tottenham Hotspur mereka takluk 4-2.

Sementara itu Juventus secara mental tidak jauh berbeda dari sang lawan. Lebih dulu menghadapi Barcelona, Si Nyonya Tua menelan kekalahan 2-1. Jadi diperkirakan pertandingan kontra PSG ini akan berlagsung sengit demi gelar ICC 2017, sekaligus sebagai pembuktian kedua tim. Terutama pembuktian dari Alves jika keputusan Juventus melepasnya adalah salah.

Data dan Fakta Pertandingan PSG vs Juventus

Douglas Costa akan menambah ketajaman lini depan Juventus
Douglas Costa akan menambah ketajaman lini depan Juventus

 

  • Paris Saint-Germain dipastikan tidak akan diperkuat Serge Aurier, Hatem Ben Arfa, Jean-Christophe Bahebeck dan Grzegorz Krychowiak. Keempat nama tersebut memang sempat dikabarkan akan meninggalkan Parc de Princes di musim panas ini.
  • Selain itu Alec Georgen juga dikabarkan segera meninggalkan PSG. Sang pemain akan dipinjamkan ke klub lain hingga akhir musim kompetisi Ligue 1
  • Jatah istirahat ekstra yang didapat Julian Draxler membuat sang pemain tidak terlibat dalam tur Amerika. Draxler diberikan istirahat ekstra usai membela tim nasional Jerman dalam Piala Konfederasi 2017 yang diselenggarakan FIFA.
  • Angel Di Maria, Javier Pastore dan Lucas Moura Emery akan menjadi satu-satunya kombinasi yang tersisa yang diharapkan pelatih Unai Emery.
  • Di lain sisi, Juventus justru kedatangan amunisi baru seperti Federico Bernardeschi, Douglas Costa, Wojciech Szczesny, Mattia De Sciglio, serta Rodrigo Bentancur.
  • Leonardo Bonucci meninggalkan lubang besar di lini pertahanan Juventus. Bonucci menyetujui tawaran AC Milan untuk pindah ke San Siro.
  • Kombinasi trio veteran milik Si Nyonya Tua, Gianluigi Buffon (39 tahun), Andrea Barzagli (36 tahun), dan Giorgio Chiellini (32 tahun) akan menjadi tembok yang membuat lini depan Juventus frustasi.
  • Sementara itu, kombinasi Paulo Dybala, Gonzalo Higuain serta Douglas Costa di lini serang diprediksi akan membuat Thiago Silva kewalahan.